bc

Penghangat Ranjang Tuan Greyson

book_age18+
32
FOLLOW
1K
READ
dark
forbidden
love-triangle
one-night stand
family
HE
age gap
friends to lovers
dominant
kickass heroine
boss
heir/heiress
drama
bxg
bold
campus
city
office/work place
affair
friends with benefits
polygamy
addiction
like
intro-logo
Blurb

Greyson Michael dijebak oleh bawahannya sendiri menggunakan obat perangsang. Sebelum kehilangan kendali total, ia memerintahkan Janis, karyawan magang baru di perusahaannya untuk membawanya pulang. Namun, malam itu malah berakhir di luar kendali, di tengah perjalanan Greyson yang sudah tidak bisa menahan diri menarik Janis dan menjadikannya 'obat penawar' atas rasa panas di tubuhnya.

Kejadian semalam itu menyisakan bayang-bayang kenikmatan yang tak bisa Greyson lupakan. Diam-diam, ia mengangkat Janis menjadi asisten pribadinya dan memfasilitasinya dengan hunian mewah, tempat yang juga menjadi sarang rahasia mereka.

Janis yang merasa terikat akibat kesalahan satu malamnya bersama sang atasan hanya bisa menuruti setiap kehendak Greyson. Hingga tepat setelah satu tahun mereka lewati bersama, saat Janis memberanikan diri menanyakan kepastian hubungan mereka, Greyson menjatuhkan kebenaran yang menghancurkan.

"Lusa, calon istriku kembali dari luar negeri dan aku harus kembali ke rumah utama."

chap-preview
Free preview
Tolong Saya...
"Antar aku pulang sekarang. Sebelum aku kehilangan akal dan menjadikanmu mangsaku malam ini." Suara berat dan parau itu berbisik tepat di samping telinga Janis. Napas Greyson Michael berhembus panas, membakar kulit leher Janis hingga gadis itu tertahan di tempatnya. Di dalam mobil dinas yang gelap, hawa tubuh pria di sampingnya itu seperti lahar yang siap meledak. Janis, wanita muda yang baru satu bulan bekerja sebagai karyawan magang di Michael Group, kini tengah meremas lingkar kemudi dengan jemari gemetar. "T-tapi, Pak Greyson... kondisi Anda..." "Jalan, Janis! Jangan banyak bicara!" potong Greyson tajam, disusul erangan pelan yang berusaha ia tahan. Rahangnya menguat, urat-urat di lehernya menegang. Obat perangsang dosis tinggi yang dicampurkan bawahannya ke dalam minuman Greyson di acara makan malam tadi mulai menguasai seluruh jalan pikirannya. Mobil sedan hitam itu membelah jalanan kota yang dingin menuju rumah pribadi milik sang CEO. Janis mengerahkan seluruh fokusnya untuk mengemudi secepat mungkin, berharap tugas darurat ini segera usai dan ia bisa melarikan diri dari aura intimidatif atasannya ini. "Berhenti!" Seru Greyson dengan sangat tiba-tiba hingga mau tak mau Janis pun menepi. Janis menekan pedal rem sekuat tenaga, membuat roda sedan hitam itu mencicit tajam sebelum akhirnya menepi di bahu jalan yang sepi dan temaram. Jantungnya berdegup sangat kencang hingga terasa ingin melompat keluar dari dadanya. Dengan jemari yang masih bergetar di atas kemudi, Janis menoleh ke arah kursi samping. Napasnya memburu. "Pak Greyson? K-kenapa kita berhenti di sini? Rumah Anda masih beberapa kilometer lagi kita..." Kalimat Janis terputus seketika. Sebelum ia sempat menyelesaikan ucapannya, Greyson melepas sabuk pengamannya secara kasar dan mencengkeram kedua bahu Janis. Pria itu menarik tubuh Janis mendekat, lalu menangkup bibir manis gadis itu dengan bibirnya sendiri secara mendadak. Ciuman itu panas, liar, dan menuntut, merampas seluruh pasokan udara yang dimiliki Janis. Janis membelalakkan mata karena terkejut. Ia mencoba mendorong d**a bidang Greyson, akan tetapi, kekuatannya sama sekali tak sebanding. Otot-otot pria itu keras bagaikan batu, terdorong oleh gairah liar yang dipicu oleh pengaruh obat beracun di dalam darahnya. Setelah ciuman yang memabukkan itu terlepas sejenak, Greyson menempelkan dahinya ke pelipis Janis. Napasnya berembus memburu dan membakar kulit leher sang gadis. Jemari kokohnya gemetar saat menyusup ke sela-sela rambut Janis, mengunci kepala gadis itu agar tak bisa menjauh. "Tolong saya... Kamu harus menolong saya," bisik Greyson dengan suara yang parau dan napas yang terengah-engah tepat di dekat indra pendengaran Janis. Suara itu, yang biasanya dipenuhi keangkuhan dan wibawa seorang pimpinan, kini terdengar seperti permohonan dari seorang pria yang berada di ambang kegilaan. Kesadaran Greyson telah runtuh sepenuhnya, tergerus oleh rasa panas yang melalap seluruh akal sehatnya. "P-Pak Greyson, jangan... ini salah..."

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

Unscentable

read
2.1M
bc

He's an Alpha: She doesn't Care

read
856.1K
bc

Claimed by the Biker Giant

read
2.1M
bc

Holiday Hockey Tale: The Icebreaker's Impasse

read
1.0M
bc

A Warrior's Second Chance

read
392.8K
bc

Not just, the Beta

read
365.9K
bc

The Broken Wolf

read
1.2M

Scan code to download app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook