bc

Dear Mama Di Langit Ketujuh

book_age12+
0
FOLLOW
1K
READ
mystery
like
intro-logo
Blurb

Nilam adalah gadis kecil berumur tiga tahun, mamanya meninggalkannya sekitar dua bulan yang lalu karena penyakit kanker pankreas yang di deritanya, dia tiga bersaudara kakak dari Nilam adalah Atria dan Saula berumur sembilan tahun dan tujuh belas tahun.

chap-preview
Free preview
Dear Mama Di Langit Ke Tujuh
Bagia 2 Kanker pankreas stadium empat yang diderita mama begitu menyiksa, bayangan itu masih terus menghantui Atria, teriakan mama masih terus terngiang di telinga. Walaupun mama kini telah pergi tetapi bayangan mama tidak pernah hilang, tidak tega rasanya jika melihat foto mama, ingin kuteriak melampiaskan semuanya. Rasanya hidup aku hampa bagai hujan tiada henti, walaupun dulu aku berharap ada pelangi setelah hujan, berharap Mama akan sembuh dan kembali kita bercengkrama dengan kami akan tetapi itu hanyalah khayalan Atria ma. kini aku melewati waktu bersama adik dengan harapan yang penuh asa, tetapi tidak apa ma, aku akan berusaha untuk kuat walau aku sebenarnya rapuh. Senja telah berlalu, titip salam buat sang mama, duhai bintang, ldan bulan di langit sampaikan salam aku buat mama, nyatakan kalau aku dan adik Nilam merindukannya, sampaikan padanya biar dia datang dalam mimpi aku. Suara jangkrik menghiasi malam dia seakan mengerti bahwa separuh hati aku telah hilang, ada goresan luka di hati, mengiris dan tidak pernah hilang, ku pandang langit lebih dalam berharap ada bayangan mama di sana, perih hati aku ma, menangis tidak mengubah segalanya sementara adik Nilam masih kecil. " Kakak Atria, mengapa mama terlalu lama? katanya bunda mama akan pulang, tempatnya Surga itu jauh ya kak? kok mama lama sekali padahal Nilam sudah rindu, nanti mama bawakan aku buah apel, buah pir dan masih banyak lagi yang mama bawakan, tetapi mama kuat atau tidak ya? soalnya mama Khan sakit perutnya ?" "Adik Nilam sabar ya, nanti mama datang kok, biarkan mama beristrahat dulu, nanti sembuh baru kesini lagi, Khan adik Nilam sendiri yang bilang kalau mama pergi berobat, sabar ya dek?" sambil mengelus kepala adik Nilam. "Iya kakak, cuman Nilam rindu, mama biasanya membelai aku, memeluk aku erat tetapi sekarang tidak ada lagi." "Rindu kita sama adekku, cuma harus sabar ya sayang, mama dengar kita kok, mungkin saja mama ada di dekat kita tetapi tidak kita lihat, mungkin mama sudah membelai adik Nilam tetapi tidak dirasakan ya dek?" kemudian keduanya kebelakang rumah, dan menatap langit berharap bahwa mama di atas langit, kabut menutup langit seakan mengerti penderitaan anak ini, mungkin saja mereka ikut menangis menyaksikan anak yatim ini mengharap harapan yang semu, dengan beribu khayalan. tidak lama kemudian pandangannya mereka kosong, menyakitkan tetapi kuat dengan keadaan menelan rasa pedihnya. Duhai asa, jikalau semuanya bisa menjadi nyata, Khan kunyatakan bahwa aku akan baik - baik saja, tidak menangis dan tidak sedih lagi. "Dear mama di langit ke tujuh, aku menatap foto mama dalam - dalam begitu kuatnya mama waktu itu, menahan sakit, sampai sekarang teriakan sakit mama masih aku ingat, tetesan air mata masih aku ingat, senyum mama yang di paksa masih aku ingat, semuanya masih terngiang di memori aku." "Dear Mama di langit ketujuh, langit itu biru jernih tanpa awan, tetapi tidak dengan hati aku, jauh didalam hati aku, ada Awan gelap tidak terlepas, aku ingin ada mama di dekat aku, walaupun itu hanyalah bayangan, peluk aku erat." "Dear mama di langit Ketujuh, datanglah dalam mimpi aku dan adik Nilam biar rasa rindu ini terobati, biar adik tidak mengigau lagi tentang mama, biar ada cerita esok harinya dan biarkan dia riang dengan ceritanya." "Dear mama di langit Ketujuh, yang aku inginkan mama di sana baik - baik saja, sudah tidak menjerit-jerit kesakitan lagi, karena jika masih sakit, aku dan adik Nilam jauh disini tidak bisa melihat mama, tidak bisa membelikan mama obat, aku ingin mama bahagia di atas bahagia di sana, biarkanlah penderitaan ini aku tanggung."

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

Setelah Tujuh Belas Tahun Dibuang CEO

read
1.2K
bc

B̶u̶k̶a̶n̶ Pacar Pura-Pura

read
155.9K
bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
189.4K
bc

TETANGGA SOK KAYA

read
52.2K
bc

DIHAMILI PAKSA Duda Mafia Anak 1

read
41.2K
bc

TERNODA

read
199.2K
bc

Dinikahi Karena Dendam

read
234.1K

Scan code to download app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook