The Boss 13

1085 Words
Setelah menyiapkan mobil untuk Rere, Liliana kembali berjalan menghampiri Varo yang masih berdiam diri di depan kantor  “bisa kita bicara sebentar" ucap Lilian tanpa basa-basi membuat Varo menatap kearah sekitarnya sebelum kembali menatap kearah Lilian  “aku akan menunggu di mobil" ucap Varo setelah itu pergi meninggalkanmu Lilian dan berjalan ke arah parkiran Di mana mobilnya terparkir Varo tidak ingin para karyawan di kantor melihat kedekatan antara dirinya dan Lilian, Vari tidak ingin mereka curiga untuk itu Varo memilih Agar Lilian mengikutinya ke dalam mobil Setelah menunggu beberapa menit akhirnya Lilian menghampirinya dan langsung masuk ke dalam mobil setelah itu Varo langsung melajukan mobilnya di dalam mobil hanya ada keheninga, Lilian sepertinya tidak berniat untuk membuka suara dan membicarakan semua yang sudah dari tadi dia Tahan "Apakah kau sudah sarapan?"akhirnya Vato mengeluarkan suara membuat Lilian hanya membuang wajahnya ke arah jendela, Lilian hanya menatap pemandangan dari jendela dalam mobil dan Varo sepertinya tahu apa yang sedang Lilian rasakan saat ini "kita akan sarapan terlebih dahulu setelah itu membicarakan semua yang ingin kau katakan" ucap Varo kembali membuat Lilian akhirnya menatap ke arahnya " kita pergi ke apartemenku "ucap Lilian membuat Varo menaikkan sebelah alisnya itu tandanya berarti memang ada hal penting yang ingin Lilian sampaikan kepadanya ketika Lilian mengajaknya ke apartemen pasalnya selama berhubungan denganny, Lilian selalu membahas masalah penting hanya di apartemennya Lilian tidak ingin membahas permasalahan nya di luar seperti kafe, Restoran atau tempat mana pun yang terbuka dan Varo hanya bisa mengangguk menyetujui permintaan Lilian itu. Dan tanpa mereka ketahui Rere mengikuti mobil mereka dari jarak yang aman ternyata firasat Rere benar bahwa setelah kepergiannya Lilian dan Varo pasti akan melakukan hal ini. Pilihan langsung keluar dari dalam mobil Varo setelah sampai di parkiran apartemennya, Lilian membanting pintu mobil dengan keras membuat Varo langsung keluar mobil dan mencekal lengan Lilian saat Lilian hendak melangkahkan kakinya  "What's wrong with you ? "Tanya Varo ketika Lilian mulai merajuk dan mendiamkannya Selama perjalanan Varo tahu bahwa saat ini hatinya sedang tidak baik dan dirinya tidak tahu Apa alasan yang sudah membuat Lilian bersikap seperti itu “kau masih mempertanyakan Kenapa diriku bersikap seperti ini?" Tanya lilin menatap Varo dengan tatapan tidak percaya pasalnya seharusnya Varo tahu kenapa dirinya harus bersikap seperti ini apakah Varo tidak peka bahwa Lilian sedang marah ketika melihat Varo begitu memperhatikan Rere  “Aku tidak akan tahu kenapa  kau bersikap seperti ini karena kau tidak memberitahukan alasannya? "Ucap Varo membuat lilin membuang wajahnya ke arah samping, Lilian benar-benar sedikit geram ketika Varo tidak bisa bersikap peka terhadap dirinya “Berhentilah bersikap kekanakan dan katakan Apa alasanmu" ucap Varo sambil menarik Sisi wajah Lilian agar menatap kearahnya "harusnya kau peka dengan apa yang terjadi padaku" ucap Lilian sambil menepis tangan Varo membuat Varo tidak punya pilihan lain akhirnya menarik Lilian dalam pelukannya  "Aku ini bukan cenayang yang akan mengetahui isi hati wanita jika kau tidak mengatakannya Mana mungkin aku bisa tahu" ucap Varo mmembuat Lilian hanya berdecih namun tetap membalas pelukan yang Varo berikan “Aku tidak suka kau bersikap seperti tadi terhadap Rere "ucap lilin membuat Varo mengurai pelukan Mereka kemudian menatap ke arah Lilian  "Sejak kapan kau tidak suka dengan sikapku terhadapnya, Bukankah dari awal aku memang suka dan selalu memperhatikan Rere seperti tadi? "Tanya Varo sedikit heran dengan perubahan sikap Lilian kepadanya pasalnya Sejak pertama hubungan mereka terjalin Lilian tidak pernah protes dengan segala sikap dan perhatian yang diberikan terhadap Rere namun kali ini sepertinya yang di pikirkan sedikit berbeda “manusia itu ada ambang batas sabarnya dan aku kali ini sudah berada dalam batasan tersebut aku sudah tidak bisa menahan lagi Ketika dirimu bersikap manis kepada Rere" ucap Lilian dengan wajah merajuknya  "lalu apa yang harus aku lakukan mengacuhkannya atau membiarkannya mencurigai sikapku? "Jawab Varo  membuat Lilian menatapnya setelah itu kembali berdecak kesal pasalnya semua yang dikatakan Varo itu pun juga ada benarnya karena akan membuat Rere mencurigai perubahan sikapnya dan Lilian pun tidak ingin itu terjadi tapi di lain sisi  juga tidak Lilian tidak tahan melihat semua perhatian dan kasih sayang Varo yang dicurahkan kepada Rere, Lilian hanya ingin perhatiannya hanya untuk dirinya seorang. selama 1 tahun hubungan mereka terjalin selama itu pula Lilian menahan dirinya dan juga bersabar ketika harus menjadi prioritas kedua dalam hidup Varo setelah Rere  “Sampai kapan aku harus bersabar seperti ini?" Tanya Lilian membuat Varo menatapnya dengan wajah penuh penyesalan Varo kemudian mengulurkan tangannya dan mengelus pipi kiri Lilian dengan Lembut  “hanya sebentar lagi Bersabarlah sampai saat itu aku pasti akan menjadi milikmu seutuhnya" Ucap Varo membuat Lilian hanya bisa teridiam dan kembali mendengar kata-kata itu yang sudah sering Varo katakan ketika awal terjalin hubungan mereka Varo sudah berjanji akan segera mengakhiri hubungannya dengan Rere namun sampai saat ini sampai berita pernikahan mereka tersebar pun Varo masih tetap belum mengakhiri hubungannya dengan Rere membuat Lilian menjadi ragu Apakah Varo sanggup untuk berpisah dengan Rere “aku takut" ucap Lilian sambil mendekat ke arah Varo kemudian memeluknya dengan erat Varopun mempererat pelukan mereka "apa yang kamu takuti?" Tanya Varo  " aku takut jika akhirnya kau malah memilih dia daripada diriku? "Jawab Likian karena memang ketakutan itulah yang selalu membuatnya tidak bisa tidur tenang selama setahun ini awalnya Lilian tidak yakin dengan hubungan yang akan mereka mulai Namun karena rasa cintanya yang begitu kuat kepada Varo membuat Likian akhirnya bertahan sampai saat ini " kau tahu bukan isi hatiku Seperti apa jika aku akan memilih Rere tidak mungkin aku mempertahankan hubungan kita ini sampai selama ini "ucap Varo  membuat Lilian mendongak menatap kearahnya " tapi kau juga mempertahankan hubunganmu dengan Rere setelah hubungan kita terjalin selama ini Bukankah seharusnya kau memutuskan Rere ketika kau yakin dengan hubungan kita? " Ucap Lilian membuat Varo terdiam sejenak sambil menatap manik matanya baru kemudian membalas tatapan Lilian tersebut dengan tatapan penuh keyakinan  " kau percaya padaku Bukan aku tidak mungkin begitu saja memutuskan hubungan dengan Rere ketika hubungan kami dalam keadaan baik-baik saja " ucap Varo membuat Lilian hanya bisa menghembuskan nafas pasrah nya seperti sebelum-sebelumnya Lilian tidak tahu lagi sampai kapan dirinya bisa bertahan dan juga bersabar menghadapi hubungan yang begitu rumit di antara mereka  dan tidak jauh dari tempat Mereka berdiri Rere mengepalkan tangannya dengan kuat membuat buku-buku jarinya memutih Jika saja Rere tidak bisa menahan kesabaran, saat itu juga Rere ingin sekali menampar keduanya dengan membabi buta Rere  tidak tahu jika ternyata hubungan mereka sudah terjalin selama itu Rere kemudian kembali bergerak ketika Varo dan Lilian beranjak dari parkiran tersebut, Rere akan terus mengintai mereka sampai sejauh mana mereka bergerak. 
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD