Shiva menggerutu ketika seseorang yang sudah dia tunggu tidak juga datang. "Lama bener!" Semburnya melihat Putri yang sudah datang. Mereka ada di cafe dekat rumah sakit, setelah dia keluar dari ruangan nenek dia langsung menyuruh Putri untuk menemuinya. "Aku sibuk tau! Lagian kamu dadakan nelpon!" Shiva berdecak, kehadiran kedua anak itu membuat mata semua pelanggan melirik kearah mereka. Putri dengan pakaian kantornya dan Shiva dengan pakaian bebasnya, kedua gadis yang memiliki aura yang khas. Putri memang tidak sekolah lagi. Dia sudah dibekali pelajaran tentang perusahaan sejak dia masih kecil dan Putri memang tertarik dengan perusahaan milik ayahnya. "Ada apa? Ga biasanya kamu ngehubungi aku" "Kamu tau Ameera?" "Ameera?" Shiva mengangguk, Putri terlihat sedang berpikir. Me

