Chapter 25

2004 Words

Julian menuruni tangga menenteng tas nya dan berusaha memasang jam tangannya. Di pertengahan tangga Julian melihat seseorang yang asing di matanya. Pria itu duduk bersebrangan dengan nenek. Nenek melihat kearahnya dan menyuruhnya untuk segera turun. Julian menurutinya dan menarik kursi di samping nenek. Matanya kini melihat pria yang memang asing dipenglihatannya. "Dia papi mu" Julian menatap nenek bingung, "Dia Andri, kamu tidak pernah melihatnya dan dia baru saja pulang entah dari mana" "Aku udah bilang ma, aku dari luar negeri mengurus cabang yang ada di sana" Nenek terlihat tidak mendengarkan dan makan dengan tenang seolah tidak ada orang di depannya. Julian pun sama, wajahnya datar tidak memperdulikan kehadiran pria asing ini. "Apa kabarmu nak?" "Jangan bicara. saya se

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD