Sumber Kekacauan?

1335 Words

Malam harinya, Ivan sudah berada di Rumah Besar Keluarga Abimana. Widyawati sedang duduk di ruang keluarga, ditemani cangkir teh, menunggu kedatangan putranya. "Van, duduk sini," panggil Widyawati lembut saat Ivan masuk. Ivan duduk dengan lelah, melemparkan briefcase-nya ke samping sofa. "Ada apa, Ma?" "Mama ingin makan malam bersama Fatma di sini besok malam," ujar Widyawati, langsung pada intinya. "Undang dia. Mama mau kenal dia lebih jauh. Mama yakin dia orangnya asik." Ivan menghela napas, frustrasi. "Dia OG, Ma. OG nggak ada yang libur pas weekend, justru weekend itu banyak tamu di hotel," jawab Ivan, mencoba menggunakan alasan profesional. Widyawati mencondongkan tubuhnya ke depan, senyum sinisnya muncul. "Kamu pikir Mama bodoh?! Yang nggak libur itu housekeeping, yang bersihk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD