27. Menggapainya

704 Words

Waktu masih menunjukan pukul delapan malam, mata Kinan sudah memerah, ia sudah ngantuk berat, entahlah kata-kata suaminya tadi pagi sungguh mempengaruhinya, sepanjang siang hari yang dilakukan Kinan hanya menangis, bahkan untuk makanpun Bu Sari mati-matian mengajak ibu majikannya itu. Sampai pada akhirnya Kinan menyerah karena Bu sari mengatakan bahwa anak dalam kandungan Kinan butuh makan, tapi bukankah anak dalam kandungannya juga perlu kasih sayang ayah? Hanya satu jam lamanya Kinan akhirnya mengalah, ia tertidur disaat sang suami belum pulang, baru sekitar satu jam kemudian atau sekitar pukul sepuluh malam mobil Pio memasuki halaman rumah. Pio memandang pada kamarnya dilantai dua, masih gelap, artinya Kinan tidak lagi tidur disana dan ini sudah dua bulan lamanya. "Io?" Tanya Gendis

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD