Dea dan Dava asik membasuh Vandra dengan air hangat dan tentu dengan wadah kecil yang mereka minta dari hotel. Keduanya juga sangat kompak dalam mengurus bayi mereka, Vandra juga masih membuka matanya. "Aku yang buang airnya, Yang. Kamu lanjutin pakaikan baju untuk Vandra." Dea mengangguk, Dava beranjak dari ranjangnya lalu berjalan ke kamar mandi. Membuang air bekas membasuh Vandra ke wastafel kamar mandi lalu mencuci sekalian wadahnya, Dava pria mandiri sejak ada di Berlin. Apapun barang bekas pakainya langsung Ia cuci sendiri hingga saat jam kuliahnya, apartemennya sudah bersih, sehingga kebiasaan itu Ia lakukan walau di hotel sekalipun. Dava mengeringkan tangannya lalu kembali melangkah ke kamar, Dava sudah melihat Dea yang memberikan ASI untuk Puteri mereka. Dava dengan pelan berja

