19. s

1612 Words

Dita berteriak histeris di dalam mobil yang dikendarainya seorang diri. Kakinya menekan pedal gas dengan penuh amarah. Setelah lima belas menit berkendara tidak tentu arah Dita menepikan mobilnya di tempat cukup sepi. Tangannya mengepal penuh amarah dan melampiaskan kemarahannya dengan memukul roda kemudi hingga berkali-kali. Setelah sedikit tenang, Dita menghubungi Gunarso. "Cari tahu sekarang juga siapa saja orang-orang terdekat Silvia!" "Untuk apa, Dita?" "Jangan banyak tanya! Selesaikan pekerjaan kamu sekarang juga! Informasi itu harus sudah ada di tangan saya paling lambat malam ini!" ujar Dita kemudian mengakhiri panggilan teleponnya. Dita lantas memacu mobil kembali ke apartemennya. Dia masuk unit apartemen dengan wajah menakutkan. Nindy yang mendapati ekspresi kakak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD