28. Jejak yang Hilang

1448 Words

Aku dan Roy meninggalkan rumah sakit dengan cepat. Ruangan itu baru saja dipenuhi dengan banyak dokter spesialis dan profesor. Dan aku tahu jika kami terlalu lama di sana, akan ada lebih banyak risiko. Bagaimanapun, rahasia ini hanya boleh diketahui oleh kami bertiga—aku, Roy, dan Aya. Aya baru saja berhasil mencuri perhatian semua profesor di ruang operasi dengan keterampilannya yang luar biasa. Posisi Aya kini lebih aman daripada sebelumnya. Namun, aku tak bisa lengah. Martin mungkin masih mencurigai kami, meski ia tak berani mendekati Aya saat ini. Aku mengembuskan napas pelan, merasa sedikit lega, namun tetap waspada. Di sampingku, Roy memandang ke luar jendela mobil yang bergerak cepat meninggalkan rumah sakit. Aku meliriknya sesekali, mencoba menilai dari raut wajahnya apakah ia m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD