20. Makan Malam yang Terlambat

1466 Words

Sudah tiga hari berlalu sejak aku dirawat di rumah sakit. Luka pada tulang belakang ini cukup serius, membuat dokter menyarankan operasi. Akan tetapi, aku menolak. Kepala ini tidak bisa membayangkan biaya yang harus dikeluarkan, belum lagi, aku harus tetap bekerja. Berobat jalan saja sudah cukup. 'Tuhan, jika boleh, izinkan hamba melewati masa PPDS ini dengan tenang. Aku hanya ingin menjadi seorang Dokter agar bisa menolong banyak orang.' Doaku dalam hati setiap kali setelah mendapatkan kunjungan dari Dokter. Selama di rumah sakit, Gading hampir selalu di sisiku. Sorot mata itu yang seolah tak ingin kehilangan momen bersama. Meski kami belum lama saling kenal, dia menunjukkan perhatian yang membuatku merasa nyaman, tetapi juga membuatku gelisah. Apa sebenarnya yang diinginkan Gading da

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD