Bab 38: Begitulah Kisah Ini Berakhir

1035 Words

Suara Erza terdengar jelas—sangat jelas—membuatku menoleh ke kanan. Dia berdiri dengan wajah datar masih menempelkan ponselnya di telinga. Rasanya aku ingin mati. Seluruh tubuhku tidak melakukan respon apa pun selain tetap berdiri tegak, menatap kilatan amarah di mata Erza yang jarang kulihat. Yang membuatku semakin yakin bahwa bunuh diri saat ini adalah pilihan terbaik, adalah melihat Abry berdiri di belakang Erza. Kali ini, Rio lebih terkejut. “Bagaimana dansanya? Romantis?” tanya Erza dingin. Tidak ada nada menyenangkan di kalimatnya. Semua terdengar menyakitkan di telingaku. “Kenapa nggak jawab, Van? Kehabisan kata-kata?” sambungnya. Ia masih belum puas membuatku seperti ini. Diam membeku dan pasrah. “Abry yang ngasih tahu semuanya tentang kalian. Tentang kamu, Van, yang ternyata s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD