POV RINDANG Aku memilih untuk menenangkan diriku terlebih dahulu sebelum pulang dan bertemu dengan Kemuning. Sebuah taman kota menjadi tempatku merenung saat ini. Di depanku banyak anak-anak yang sedang bermain-main dengan orangtua mereka ataupun keluarga mereka. Semua tampak bahagia. Mungkin, aku dan Kemuning juga bisa seperti itu suatu hari nanti jika tidak ada masalah dalam pernikahan kami. Tapi nyatanya tidak seperti itu. Masalahnya bukan hanya pada Kemuning yang menolak untuk disetubuhi tapi lebih dari itu, aku ternyata telah mengambil wanita yang Hamid cintai. Ini sungguh di luar dugaan. Awalnya aku mengira kalau pernikahanku dengan Kemuning tidak ada masalah sama sekali. Lewat perjodohan orangtua, ternyata aku benar-benar tertarik pada Kemuning di kali pertama bertemu dengannya.

