Tak lama setelah Hamid menelpon ambulance, kendaraan beroda empat dan berwarna putih itu datang. Dari dalamnya keluar tiga perawat pria yang mengenakan seragam putih putih juga. Ketiga perawat itu lalu memasukan korban yang berjenis kelamin laki-laki itu ke dalam ambulance. Namun, salah seorang dari mereka mendekati kerumunan. "Apakah di antara kalian ada yang bisa ikut kami?" Hamid yang memang berjiwa penolong, langsung mengacungkan jari telunjuknya. "Biar saya saja yang ikut. Saya saksi mata kejadian dan akan membantu jika memang bisa membantu." "Baik. Kalau begitu silahkan ikut dengan kami." Setelah membayar ongkos taxi dan mengambil ranselnya, Hamid pun ikut masuk ke dalam ambulance. *** Begitu sampai di rumah sakit, pria yang kecelakaan itu langsung dibawa ke ruang IGD. Tapi

