“Karena surat dari Hamid sudah ibu sampaikan kepada yang berhak menerima, sekarang ibu permisi ya nak Rindang.” Kata ibu pemilik kontrakan tersebut. Dengan wajah muram, Rindang mengangguk. “Oh, iya bu. Terima kasih untuk suratnya.” “Ya sama-sama.” Sang ibu berbalik dan kemudian melangkah meninggalkan pasangan pengantin baru itu. Setelah sang ibu pergi, Rindang menoleh kepada Kemuning yang kebetulan juga sedang melihatnya. Keduanya saling bertatapan sejenak sebelum akhirnya masuk ke dalam mobil dan membaca surat dari Hamid di sana. Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Menemui Bang Rindang di tempat. Sebelumnya Hamid minta maaf kepada abang karena sudah pergi tanpa memberi kabar sebelumnya. Itu sengaja Hamid lakukan karena jika Hamid memberitahu niat ini, abang tidak akan mengi

