Surat Untuk Rindang

1277 Words

"Cieee...sepertinya ada yang sedang bahagia, nih." Viola menggoda Kemuning yang hari ini menampakkan wajah yang berseri-seri. Kemuning menoleh pada Viola dan tersenyum penuh arti. Hari ini memang beda dengan hari-hari sebelumnya. Sejak dia dikenalkan pada Rindang, sejak itu pula Kemuning kehilangan senyumnya. "Tau saja kamu." "Tau dong. Aku itu sudah kenal kamu lama. Sudah bertahun-tahun. Dari Senin sampai Sabtu aku ketemu kamu. Jelas saja aku paham kamu. Kita sudah seperti saudara kembar lho." Kemuning tertawa kecil. "Saudara kembar dari mana? Dari Hongkong?" Keduanya lalu terkekeh. "Tapi aku serius lho. Kamu terlihat bahagia hari ini. Kamu sudah bisa mencintai Bang Rindang ya?" Tanya Viola setelah tawanya reda. Kemuning menatap Viola. Wajahnya sekarang mulai serius. "Yang pasti,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD