20. Damn It!

1853 Words

Seumur hidup, tidak pernah sekalipun Elio merasa dirinya sedemikian berantakan. Biasanya, Elio adalah seseorang yang teratur dan sangat tenang. Namun, kali ini, hati dan pikirannya diliputi beribu macam hal yang sangat mengganggu. Ucapan Rich terus berputar ulang di kepalanya. Rasa bersalah yang semula satu seolah beranak pinak menjadi seribu. Elio sadar kalau terlalu jahat jika dia harus berkhianat dan mementingkan misinya sendiri. Elio harus adil. Elio tidak boleh mengecewakan semua pihak. Namun, bagaimana caranya? "Argh!" Elio menggeram frustasi seraya menyugar rambutnya dengan kasar. "El," panggil Sascha. Elio sontak mendongak. Tubuh yang semula menyandar pada pintu kamar, kini mulai berdiri tegak. Elio pikir, Sascha sudah terbangun. Namun, ketika Elio berjalan mendekat, ternyata

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD