19. Hati

1529 Words

Baru Elio sadari kalau ternyata kamar milik John juga menggunakan akses sidik jari. Setelah Sascha memindai jari tangan kanannya, pintu otomatis terbuka. Kini, bisa Elio terka bahwa pintu tersembunyi yang ada di ruang meeting juga dapat diakses menggunakan sidik jari Sascha. "Masuk, El," ucap Sascha yang sudah terlebih dahulu melangkah ke dalam. Elio langsung bisa melihat sebuah foto John Schneider yang dipajang tepat di dinding yang berhadapan dengan pintu. Ukurannya cukup besar. Mungkin sekitar tiga meter ke bawah, dan dua meter ke samping. "Itu Opa kamu?" tanya Elio basa-basi. "Opa buyut. Kalo Opa aku yang itu," balas Sascha seraya menunjuk pigura yang berada di sisi kanan. "Peter Schneider." Pandangan mata Elio langsung tertuju pada potret perawakan gagah lelaki paruh baya dengan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD