Elio masih sempat mendaratkan kecupan pada pelipis dan telinga Sascha. Setelahnya, mereka berdua saling menyatukan lagi bibir mereka. Gerakannya sedikit terburu-buru. Apalagi, ciuman itu dilakukan ketika kaki Sascha mulai melangkah keluar kamar. Sascha masih bisa merasakan gerak posesif Elio pada tubuhnya. Lelaki itu masih saja tampak tidak rela. Bahkan, ketika Sascha sudah benar-benar menginjak lantai luar kamar, Elio masih belum melepaskan pagutan. Pun tidak membiarkan kepala Sascha menjauh begitu saja. "Astaga." Suara seorang wanita paruh baya terdengar dari arah pintu kamar yang berjarak cukup jauh dari mereka. Sascha dan Elio sontak menoleh. Keberadaan orang lain di dekat mereka membuat keduanya mau tak mau harus melepaskan tautan bibir dan juga tangan. "Tante Nora," ucap Sascha

