Bab 13

1095 Words

“Mas ingin bertemu denganku?" tanya Shifa kala Karim tiba di lobi apartemennya. Shifa menyadari bahwa sorotan mata Karim benar-benar gelap. Setidaknya, gadis itu sudah perhitungan kali ini. Dia tidak ingin mengalami masalah yang sama dua kali. Akhir pekan menjadi pilihan gadis itu dengan segala risikonya. Setidaknya, reaksi negatif dari konsumsi obat sudah mulai berkurang. “Iya. Aku memang ingin bertemu denganmu,” jawab Karim datar. Pria itu lalu berjalan menuju lift yang diikuti oleh Shifa. Saat Shifa dan Karim mendekati berada di lift, ada dua orang datang ke lift. Shifa menyadari pakaian mereka adalah pakaian asisten laboratorium lain di jurusannya, yang membuat dirinya cukup was-was. Karim tampak mengabaikan kehadiran mereka. “Cecil, apa pendapatmu tentang tugas Prof Zahari?” tanya s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD