64. Berhadapan dengan Musuh

1169 Words

Rapat pemegang saham itu pun berakhir. Huzam yang memang tidak paham hanya mengikut saja. Namun, saat ia turun dari lantai itu, ia tertegun saat mendapati Roni tengah bersama pemuda berkacamata yang dijumpainya. “Zam,” sapa Roni sedikit canggung. Ia sendiri tak mengira akan bertemu Huzam di sana. “Kamu ....” “Iya, Zam. Ini pekerjaanku.” Huzam pun mengangguk. Ia paham apa maksudnya. “Anda salah satu peserta rapat bukan?” tanya Samuel pada Huzam. Ia tak bodoh untuk memerhatikan posisi Huzam yang berada di depan. “Iya.” “Saya baru melihat anda. Anggota baru?” Huzam mengangguk lagi. Ia tak hanya baru tapi juga pertama kali ada di sana. Sebuah hal yang tidak pernah ia bayangkan. “Ya,” jawab Huzam sungkan. “Perkenalkan saya Samuel.” Pemuda itu mengulurkan tangan. “Huzam.” “Senang b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD