Terbongkarnya Identitas Attar

1329 Words

“Nanti Kakek yang akan naik dulu, memberi kata sambutan. Setelah Kakek panggil kalian, baru kalian ikut naik ke panggung, ya?” pesan Drajat pada Hanin dan Attar. Saat ini mereka telah berada di ruang pesta. Terdengar alunan musik yang dibarengi suara orang-orang. Sementara saat datang tadi, Hanin dan Attar sengaja menggunakan jalur masuk lain agar tak bertemu dengan wartawan. “Baik, Kakek,” ucap Attar mengangguk paham. Drajat pun memperbaiki letak dasinya dan berjalan naik ke atas panggung dengan dibantu oleh para pengawalnya. Ruangan seketika hening saat Drajat berdiri di atas panggung, semua mata tertuju padanya. Lampu sorot juga menyorot sosok Drajat yang berdiri tegap dengan bantuan tongkatnya. “Selamat malam semua,” ucap Drajat memulai. “Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-be

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD