Heart Break (Standing in this Corner)

766 Words

Awan Pov Warna merah yang masih terasa panas di pipi ini tak seberapa sakitnya bila dibandingkan perasaanku yang tercabik-cabik sebagai seorang adik. Perasaanku hancur lebur hanya karena dua buah gamparan superpanas dari kakak perempuanku. Jika apa yang telah kulakukan memang keterlaluan, dia tak sepantasnya sebagai seorang kakak dan seorang perempuan menamparku (yang tidak diragukan lagi merupakan adik laki-lakinya) di depan semua orang. Aku hanya diam dengan perlakuan yang kudapat karena aku memahami sebuah kondisi yang harus kuterima sejak pertama kali mengucap sumpah setia sebagai Hunter: menjadi seorang Hunter tidak mengizinkanku memperlihatkan sedikit pun sisi manusia dalam diriku. Apa yang tidak seharusnya aku miliki adalah rasa empati, tak peduli Immortal yang akan kumusnahkan mem

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD