Bab 210

4937 Words

Kabar tentang rencana makan malam bersama akhirnya tiba lewat pesan singkat dari Nala, dikirim langsung ke ponsel Kallandra pagi ini. Pria tersebut membaca pesan tersebut berulang kali di meja makan rumahnya. Dahinya berkerut dalam, sebelum akhirnya menyerahkan ponsel tersebut pada Aira yang duduk di seberangnya, menikmati sarapan sederhana yang baru saja mereka siapkan bersama. “Tante Nala mengajak makan malam bareng, Ra,” ucap Kallandra, suaranya begitu datar, mencoba menyembunyikan kegelisahan yang tiba-tiba menjalar dalam dadanya. “Sabtu ini. Katanya, biar keluarga besar bisa saling kenal lebih deket.” Aira menerima ponsel tersebut, membaca pesan panjang yang begitu antusias tersebut dengan saksama. Semakin ia membaca, semakin cepat detak jantungnya berpacu, menyadari daftar nama yan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD