BAB 19 - SENTUHAN TERLARANG

1650 Words

“Siapa di sana?!” Suara Karto menggelegar, dingin dan menuntut. Laki-laki itu mulai berlari kecil menuju ke pintu perpustakaan. Gendis hanya punya sepersekian detik, dia harus masuk, atau semua akan berakhir. Didorong pintu itu sepenuhnya, lalu melompat masuk ke dalam kegelapan perpustakaan dan membanting pintu itu kembali. Karto langsung berada di depan pintu, memukulnya dengan keras. “Buka! Kamu yang ada di dalam ‘kan, Gendis! Aku tahu itu kamu!” Gendis tidak menjawab. Gadis itu berusaha mencari kunci atau palang untuk mengunci pintu dari dalam, tetapi tidak ada. Bergegas dia mundur ke dalam kegelapan, mencari pintu rahasia menuju ke ruang pusaka. Di luar, Karto mendobrak pintu itu sekali lagi, kali ini lebih keras, membuat engselnya berderak seraya berteriak, “Gendis! Jangan buat N

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD