BAB 28 - MALAM PENUH JANJI

1183 Words

“Mas Bagas, ada sesuatu yang ingin aku bicarakan,” ujar Gendis saat mereka berbagi oksigen. “Ini menyangkut kutukan leluhur itu, Mas.” Gadis itu berusaha menjelaskan maksud kedatangannya ke kamar Bagas hingga nekat membuat para penjaga tertidur. Namun, Bagas sepertinya tidak ingin mendengar penjelasannya terlebih dulu. Rasa rindu yang menguasai dirinya, membuat gairah dan hasratnya bangkit saat bertemu dengan gadis sintal itu. Gendis pun tidak kuasa dengan sentuhan sang pangeran yang selalu menguasainya, dan kini tubuh mereka semakin rapat terhimpit oleh rasa rindu yang tidak terbendung. Bagas menarik Gendis menjauhi pintu. "Tadi kamu bilang, kamu mau jelasin sesuatu ke aku? Jelasinnya nanti aja, Gendis. Sekarang, aku mau kamu," bisik Bagas dengan suara berat yang menahan gejolak rindu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD