BAB 30 - curiga

2209 Words

Siang itu Clarinta menghampiri Ghaffar—suami Nabilla—yang sedang berduaan dengan seorang perempuan muda yang sepertinya sebaya dengan gadis itu. "Selamat siang, Ghaffar!" Laki-laki itu terperangah begitu melihat Clarinta berdiri di depannya. Bergegas dihampirinya perempuan itu lalu dicengkramnya erat tangan sang kakak ipar dan menggeretnya ke luar café. Clarinta kaget dan memberontak. “Apa-apaan ini, Ghaffar! Lepaskan tanganku! Lepaskan!” Laki-laki itu bergeming dan terus berjalan keluar café sambil menggeret tangannya. "Kamu mau apa ke sini? Hah!" bentak Ghaffar kesal sambil mengibaskan tangan Clarinta kasar saat mereka berada di luar café. "Aku mau beli buku! Memangnya kenapa? Aku nggak boleh beli buku? Café ini ‘kan tempat umum!” tantang perempuan itu kesal, “justru aku yang harus

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD