Perlahan-lahan Kanaya menurunkan tangannya yang menutupi wajah. Ia menelan salivanya karena terlalu gugup melihat sesuatu yang berdiri tegak di depannya. "Ja-jadi sekarang apa yang harus aku lakukan?" tanya Kanaya polos. Ethan berdecak "Gak usah sok polos di hadapan ku!" pekiknya. "Sok P O L O S ?" ujar Kanaya penuh penekanan. "Ya, kau pikir aku tidak tahu wanita seperti apa dirimu!" seringai Ethan yang masih memegangi ujung miliknya. Mata Ethan memandang Kanaya dengan tatapan dingin, penuh kecurigaan dan kebencian. "Aku memang tidak tahu harus melakukan apa b******k! kan aku sudah pernah bilang kalau aku tidak punya pengalaman dalam hubungan seksual!" ketus Kanaya mulai kesal. Lagi-lagi Ethan menyeringai, ia tak percaya dengan apa yang di katakan wanita yang masih duduk di t

