"Prof, jadi yang benar yang mana? Saya lulus atau tidak?" Tanya Dara lirih. **** Hariz ikut tertawa. Lucu sekali melihat wajah Dara yang sudah hopeless tapi masih berusaha untuk tegar menerima kenyataan. Sebenarnya tadi pagi, ia datang menemui Prof. Annisa, menyampaikan ide jahilnya hari ini yang disambut dengan senang hati oleh pembimbing Dara itu. Ia bahkan sudah menyusun skenarionya dan terjadilah prank hari ini. Menurut Prof. Annisa, Dara perlu untuk rileks sedikit karena perempuan itu jika berhadapan dengannya akan serius setengah mati. Prof. Annisa tertawa. "Lulus dong Dara. Skripsi kamu itu sudah sangat bagus. Temanya bagus, pembahasannya juga lengkap dan rinci. Paling ada beberapa struktur kalimat saja yang masih perlu diperbaiki. Lagian kan ada yang bisa bantu revis

