Chapter 24

1802 Words

“Apa sebaiknya kita ke Eropa saja?” kata Galaksi tak lama setelah kedua orangtuanya pulang. Sebelum Ruby menjawab iya, Galaksi berkata lagi, “Hm, sebaiknya tidak, karena itu buang-buang duit saja." Bibir Ruby membuka. “Lagipula, siapa juga yang mau ke Eropa?” Meskipun itu adalah satu impiannya, Ruby tidak sudi mengemis-ngemis untuk pergi ke sana pada Galaksi. Ruby takut saja kalau Galaksi akan meninggalkannya begitu saja di sana. Di dalam rumah ini saja hidupnya sudah menderita, apalagi di negeri orang. Bisa-bisa dia mati kelaparan karena Galaksi tidak mau memberinya makan. “Oke.” Galaksi pun berlalu. Ruby mendengus kemudian kembali ke kamarnya untuk melanjutkan tulisannya yang tadi sempat tertunda karena kedatangan Galaksi tiba-tiba ke kamarnya dan juga kedatangan mertuanya. Apalagi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD