Langkah Camilo yang baru saja kembali dari mencari obat, terhenti di depan pintu saat dia mendengar suara tangisan yang sangat memilukan. Ketika dirinya melongok ke dalam, terlihat Sidra yang menangis dalam posisinya yang sedang tidur. Pria itu meraung dengan sangat memilukan, sebelah tangannya masih memegangi d**a dan sesekali meremasnya. Beberapa saat hanya memperhatikan dari jauh, dia kemudian melihat Sidra yang bangun dari tidurnya. Mantan Putra Mahkota itu terduduk di pinggir ranjang, mengusap matanya yang berair dan sembab kemudian menangkup wajahnya dengan kedua tangan. Akhirnya Camilo memutuskan untuk kembali memutar tumitnya, dia bergerak kembali keluar dan malah memilih duduk di depan rumah sambil menekuk kedua kakinya. "Oh, aku pikir siapa yang akhirnya menempati rumah ini.

