Ch. 79

1554 Words

"Itu bagus. Semua orang memang tidak boleh ada yang tahu bahwa kita ada di balik semua ini. Kematian mereka akan tetap kita biarkan menjadi misteri, dan kita yakinkan semua orang untuk tidak melakukan penyelidikan apapun terkait dengan kematian mereka," kata Axia dengan nada dingin. Arderl terdiam, sejenak dia menunduk seakan tengah memikirkan sesuatu. "Kenapa, Arderl? Kau menyesal karena sudah melakukan ini?" tanya Axia kemudian. Arderl mengangkat kepalanya, kemudian menggeleng pelan. "Aku sama sekali tidak menyesal karena dengan begini, aku bisa mendapatkan kembali semua hal yang sudah hilang dari tanganku. Hanya saja, apakah sebelum meninggal Ayah mengatakan sesuatu, Ibu? Mengapa Ayah sama sekali tidak melakukan perlawanan apapun terhadap Ibu padahal Ayah tahu bahwa Ibu hendak melen

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD