Ch. 77

1526 Words

Sejak dia memasuki kamar dengan pengawasan dari para pengawal dan juga prajurit, Sidra sudah merasakan perasaan yang aneh. Alih-alih ingin menghabiskan waktu bersama dengan istrinya, dia malah lebih ingin berlari dan menemui Ayahnya. Entah apa yang terjadi. "Camilo.." panggilnya. Pengawal pribadinya yang ada di balik pintu itu langsung menyahut. "Ya, Yang Mulia." Sejenak Sidra terdiam, kemudian dia membuka pintu kamar miliknya itu. "Apakah Ayah sudah kembali ke istananya?" tanya Sidra. Camilo langsung mengangguk. "Saya sempat bertemu dengan Tuan Loiz, dan Tuan Loiz mengatakan bahwa pertemuan Yang Mulia Kaisar dengan tamu Kenegaraan baru saja selesai." Mengangguk paham, Sidra kemudian kembali berbalik badan. "Jangan pergi dari sini, apapun yang terjadi," pesan Sidra dalam nada liri

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD