"Kenapa, tuh, si Nic? " Tanya Genta saat melihat Nic merokok di balkon apartemen Bian. Yang diketahui teman-temannya Nic bukanlah perokok aktif. "Lagi ada masalah, " Jawab Bian. "Kenapa? " "Cerita lama. " "Mika." Bian mengangguk. "Jangan bilang Nic ditolak Mika terus Mika jadian sama Robi. " "Bukan itu. " "Terus apa? " Bian menceritakan ulang apa yang diceritakan Nic padanya tadi. "Lembek." Ejek Genta. "Gitu aja langsung galau. Kalau bener-bener masih suka sama Mika, kejar. Nggak perduli dia bilang marah atau benci. Lagian Nic yakin Mika benar-benar benci sama dia? Kalau aku jadi Mika juga pasti bilang benci. Dulu dideketin lalu ditinggalin gitu aja tanpa kejelasan. Tiap hari di bully di sekolah. Dan sekarang ketemu lagi. Mau hubungan yang baik-baik aja? Ya, nggak b

