Tatapan mereka seakan membuat waktu lupa untuk berputar. Arion merasa bahwa saat itu tatapan Nico seakan ingin menerkamnya. Begitu pula dengan Nico yang merasa bahwa tatapan Arion membiusnya. Tatapan Nico beralih melihat bibir merah Arion yang tampak memikat dan segar bagai buah Cherry. Nico merasa tatapan Arion membuat hatinya luluh, membuatnya ingin selalu melindungi Arion. Perasaan Nico sangat bergejolak menahan deru rasa yang terus bergemuruh dalam jiwanya. Arion merasa bahwa tatapan Nico mampu membiusnya. Menghentikan detak jantungnya beberapa saat. Berdekatan sedekat itu dengan Nico membuat Arion menyadari bahwa dirinya sama dengan gadis lainnya yang merasa nyaman dalam dekapan seseorang yang dia yakini memiliki perasaan yang sama. Tanpa basa-basi, Nico kembali melumat bibir manis

