51. Duka Sedalam Cinta

1629 Words

Rania berada di tengah, diapit oleh Aisyah dan Bu Nyai. Mereka menuntunnya perlahan mencapai tempat ijab qobul berlangsung. Pelan seretan langkah Rania, badannya terasa gemetar tapi dia tidak diterima. Diiringi Aisyah dan Bu Nyai, akhirnya mereka sampai di tempat akad dilaksanakan. Aksa langsung menghampiri, saling bertukar pandang dan saling melemparkanar kuluman senyum. Sejurus Rania mengambil kembali tangan Aksa untuk ia cium. Takdzim juga penuh debar dalam hati. Pun Aksa, lelaki itu mendaratkan satu kecupan di ubun-ubun Rania, kemudian membacakan doa untuk sang istri. Doa yang telah didukung Ammar semalam, telah Aksa hapal dengan cepat. "Assalamualaikum, istriku," ucap Aksa menyetujui gugup yang mendera. Wajahnya memancarkan malu-malu juga bulir keringat di sekitar dahi. "Wa'alaik

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD