Flower Sh*wer Time

1042 Words

Jiyya hanya diam saja bak patung seraya menatap tubuh indah Joan dalam diam. Ketika kulit mereka berdua bersentuhan, Jiyya tidak bisa menampik bahwa tubuhnya langsung bergidik. Adegan ini seperti sebuah deja vu baginya. Ataukah mungkin saat ini mereka tengah mencoba untuk kembali menulis ulang sejarah? Situasinya mirip sekali, hingga Jiyya merasa akan ada hal mendebarkan yang akan terjadi sekali lagi di kamar mandi. Joan menurunkan nosel shower kemudian mengarahkannya pada paha Jiyya yang berdarah. Berkat tersiram air darah tersebut kemudian mulai meluruh ke bawah. Jiyya tetap diam ketika tangan Joan mulai aktif dengan lembut membelai bagian pahanya yang sekarang sudah bersih total. Pria itu benar-benar memandikan dirinya sekarang. Dia bahkan berjongkok di depan tubuhnya untuk membersihk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD