He is So Fine

1123 Words

Jiyya betulan masih cukup kesulitan untuk percaya bahwa segalanya betulan terjadi diantara mereka. Fakta bahwa mereka sudah bercinta, dan pengalaman pertamanya dia habiskan dengan sang dosen membuat Jiyya tidak bisa berhenti mempertakanyan akal sehatnya. Sesekali pemikirannya terus mengujar apakah ini benar-benar realita ataukah hanya sekadar mimpi belaka? Sebab dia tidak hanya kehilangan keperawanannya, tapi juga kehilangan kepercayaan bahwa orang yang mengambilnya adalah sang dosen muda yang dia hormati, dan kagumi. Selain itu Jiyya juga mulai dapat mengklasifikasikan bahwa sosok Bestian sudah benar-benar tergeser dari dalam hatinya untuk saat ini. Dia tidak mengira bahwa dengan bercinta, sosok yang dia cinta bisa menghilang dalam sekejap begitu saja. Gadis itu menahan erangan ketika J

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD