53. Kebohongan

1282 Words

Aku menatap dua pigura di atas meja. Foto wisudaku, dan foto wisuda Angga. Aku sengaja menyimpan fotonya di atas meja kerja, agar bisa lebih sering melihatnya. Baik itu pagi, siang atau sore. Bahkan, aku sengaja memasang gambar dirinya yang sedang memakai jas putih ciri khas seorang dokter sebagai wallpaper ponselku. Berharap ada sebuah rasa muncul saat pertama kali aku membuka mata di pagi hari, hingga aku memejamkan mata lagi di malam hari. Akan tetapi, entah kenapa rasa itu tidak pernah ada. Setitik pun tak ada. Tidak ada debar ketika dia memelukku sebagai tanda salam untuk pertemuan dan untuk perpisahan kami. Tidak ada suka cita ketika dia mencium keningku di hari anniversary pertunangan kami atau di hari ulang tahunku. Tidak ada sedikit pun rindu ketika dia harus pergi ke luar kot

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD