Chapter 32

1427 Words

"Sya, anterin abang dong." "Abang dih, selimutnya jangan dibuka! Dingin," Revino terus menarik selimut Resya agar ia bangun, setelah menonton horor tadi malam yang akhirnya mereka berdua tonton. Resya ingin bermalas-malasan hari ini, sebelum kembali memulai kuliahnya hari senin. Dan abangnya yang satu ini malah mengganggunya. "Ayo dih, anterin ke Mall. Abang mau ketemuan sama seseorang," bisik Revino. Resya memicingkan matanya, walaupun masih mengantuk ia tetap bangun dari tidurnya. "Cowo apa cewe?" "Lo liat aja nanti, sekarang bangun anterin gue. Mandi sana," "Eh, lo udah minta di anterin nyuruh lagi." Omel Resya. "Ya biar cepet, lo kan mandi lama." "Enak aja lo, Kingkong." Walaupun begitu Resya tetap masuk ke dalam kamar mandi membersihkan badannya.                            

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD