“Mas...” “Iya?” Malam ini sepertinya aku tidak bisa tidur, mungkin karena aku terlalu memikirkan banyak hal sehingga pada akhirnya menyebabkan aku sulit tidur. “Kamu kenapa belum tidur? Enggak bisa tidur ya?” Ujar Mas Gavin sembari mengusap pelan perutku yang sudah mulai membesar. “Enggak tahu Mas, mata sudah aku paksa pejam tapi tetap aja sulit buat tidur.” “Kamu lagi banyak pikiran ya?” Aku menganggukkan kepalaku, “Kayaknya sih iya.” “Mikirin apa Zel? Kalau butuh diskusi, kita diskusikan bersama, jangan kamu pendam sendiri.” “Mas enggak ngantuk? Nanti ikutan aku enggak bisa tidur kalau kita ngobrol.” “Besok kalau saya enggak kerja juga enggak ada yang marah, kan saya pemiliknya.” Aku tertawa pelan mendengar ucapan Mas Gavin, “Mas, aku tanya, kamu jawab ya, okay?” “Mas, k

