Greta yang sedang menonton TV dengan memangku setoples keripik, terpaksa beranjak saat terdengar suara bel dari arah depan. "Nyari siapa?" tanya Greta saat melihat seorang wanita tengah berdiri memunggunginya di depan pintu. "Arlannya a--" Dahi Greta dan wanita itu sama-sama berkerut, saat melihat satu sama lain. Ingatan Greta yang payah belum berhasil mengingat siapa wanita itu. Namun, wanita di depannya ini ternyata lebih dulu mengenalinya. "Kamu ngapain di sini?" tanya wanita itu curiga, karena saat ini Greta sudah memakai piyama tidur. "Nggak salah, Mbak? Harusnya saya yang nanya, Mbak ini siapa? Dan ada perlu apa? Nyari siapa?" tanya Greta balik dengan tangan bersedekap. "Ini rumah Arlan, kan?" tanya wanita itu. Dan Greta pun mengangguk. "Iya." "Terus kamu siapanya Arlan? Kok

