15. Tabib Kerajaan

1138 Words

Malam belum sepenuhnya berakhir ketika sebuah pukulan keras menghantam tengkuk tabib kerajaan dari belakang. Tidak ada teriakan juga tak ada waktu untuk menyadari apa yang terjadi. Gelap langsung menelan kesadaran sang tabib kerajaan. Tabib tersentak hingga setengah sadar ketika tubuh ringkihnya sudah disampirkan ke punggung kuda. Tangan kasar mencengkeram bajunya, menahan agar tak terjatuh, Sementara kuda itu dipacu cepat menyusuri jalanan berbatu yang sempit juga terjal, nyaris tak tersentuh cahaya bulan. Pepohonan menjulang rapat di sekeliling, seolah menelan suara langkah dan derap kaki kuda, membuat hutan seperti saksi bisu bagi kehidupan seseorang yang akan segera berakhir. Kuda berhenti di tepi sungai. Tubuh tabib dijatuhkan begitu saja ke tanah berumput. Benturan keras membuat s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD