26. Ciuman di Lorong

1416 Words

Saat prajurit-prajurit Valerith diseret keluar oleh Rowan dan Silas, bisik-bisik segera menyusup di antara para pengunjung warung. “Siapa dia …?” “Gadis bangsawan keluarga manakah yang berani bertindak sejauh itu?” Nada kagum tak lagi tersembunyi. Beberapa pasang mata masih menyimpan bayangan Liora ketika tubuhnya berguling di tanah, gerakannya cepat dan pasti, menjatuhkan prajurit-prajurit Valerith satu per satu. “Dia jelas bukan orang biasa,” ujar seseorang lirih. “Aku seperti pernah melihat pria tampan yang membawanya tadi …” sambung yang lain, mengernyit, berusaha mengingat. Namun tak seorang pun menyadari bahwa pria itu adalah Aldric Leonhart, raja muda mereka sendiri. Silas dan Rowan memilih bungkam. Tak ada penjelasan juga tak ada pembenaran. Mereka hanya meminta tali pada pas

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD