24. Intrik

1364 Words

Faye tak menduga reaksi Liora akan tetap setenang itu setelah mendengar gosip paling kejam yang ia dilontarkan, Aldric meniduri Putri Elowen dan pesta perburuan akan berubah menjadi pesta pernikahan. Namun justru ketenangan Liora itulah yang membuat Faye gelisah. Gadis berlidah lunak dengan senyum manis itu menatap Liora lebih lama dari yang seharusnya, seolah mencari retakan di wajah Liora yang terlihat damai. “Apa rencanamu?” bisiknya lembut, menggenggam tangan Liora dengan jemari hangat. “Pergi,” jawab Liora tanpa jeda. Suaranya datar dan terdengar pasti, “Aku ingin berpetualang.” Liora membalas genggaman Faye, senyumnya tak berubah, masih polos, nyaris kekanak-kanakan. “Terima kasih, Faye. Aku pinjam dulu buku-bukunya. Nanti akan kukembalikan setelah selesai.” Liora menghela nap

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD