Ajisaka sudah tidak ada di ruang besar itu, hampir semua orang sudah pergi. Kecuali para pekerja yang sedang membereskan semua hal bekas pesta gagal itu. Zana duduk di panggung. Karena kursi sedang dibereskan. Ia tidak mau pergi. Brama pasti datang lagi untuk membereskan hal yang masih belum selesai di sini. Ia teringat ucapan Dira yang menyebut Brama sebagai orang yang membereskan semua kecacatan apapun. Apakah termasuk hari ini juga? Brama pasti berada di sini, Brama pasti kembali untuk membereskan apa yang terjadi hari ini. Dan Zana benar. Lelaki itu berjalan melewati pintu ballroom dan tersenyum padanya. Zana melihatnya. Jas Brama sudah dilepas, lengan kemejanya di gulung sampai siku, dan bagaimana dasi Brama sudah dilepas dari leher. Zana menurunkan pandangannya, pada tangan kiri

