Belajar Lebih Baik

1312 Words

"Hei Nak, sapalah calon iparmu," ujar papa Dodi pada anaknya yang sedang sibuk mengunyah nasi gorengnya. Dodi melirik malas pada papanya. "Selamat pagi... Omar." Dodi tersenyum tipis, kembali menyuapi makanan ke dalam mulutnya. Papa dan mama Dodi hanya menggeleng ringan atas tingkah anak mereka yang satu itu. "Maaf Nak Omar, anak Tante baru saja putus cinta," ucap mama Dodi, sambil tertawa kecil. Dodi melirik sebal ke mamanya. Langsung berdiri dari duduknya. "Sarapanku sudah habis, aku mau beres-beres dulu!" jelas Dodi sambil berbalik pergi meninggalkan meja makan. "Haaaah... anak itu," dengus mama Dodi lelah. Aku jadi merasa bersalah pada Dodi karena sudah mengajak Omar sarapan bersama. Nanti aku akan meminta maaf padanya. "Kapan rencananya kalian akan menikah, Nak?" tanya mama Dod

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD