Arni menggeliat dari tidurnya ketika merasakan kerongkongannya sedikit kering setelah itu mulai membuka matanya perlahan melihat jam yang berada di atas nakas menunjukkan pukul dua dini hari mata Arni benar-benar sangat mengantuk, hari ini pekerjaannya di toko kue benar-benar menyita tenaganya setelah berbagai promosi di sosial media dan juga bantuan dari Beberapa pelanggan yang memposting toko kue milik peninggalan almarhum ibunya Bara, akhirnya Arni bisa menarik sudut bibirnya melihat toko kue kesayangan almarhum ibu mertuanya itu bisa kembalilah ramai. mungkin tidak seramai saat toko itu Jaya tapi setidaknya Arni sudah melangkah lebih maju melihat setiap harinya ada pelanggan baru dan juga pelanggan yang mulai menyukai dengan dessert baru yang Arni keluarkan, untuk itulah selain untuk

