Sejak 5 menit yang lalu Arni terus menempelkan ponsel pada telinganya sambil mondar mandir di area pantry dan sesekali melihat ke arah luar Di mana para pengunjung toko sudah mulai berdatangan berhubung ini memang sudah sore hari dan biasanya pada jam-jam seperti ini orang-orang yang pulang dari kantor ataupun anak-anak kuliahan biasanya mampir di toko mereka. Arni kemudian kembali menjauhkan ponselnya karena Bara tidak kunjung mengangkat telepon darinya padahal Arni sudah tidak tahan untuk melayangkan protes pada Bara tentang masalah yang dia alami semalam bahkan Arni masih merasa kesal menatap senyum nyeleneh dari seorang Radit bagi Arni dia sama saja dengan ibu dan juga adik perempuannya yang sangat menyebalkan dan mengganggu kehidupannya, penderitaannya kini bertambah satu orang lagi

