Parte Twenty - Five

1413 Words

Maaf terlambat." Casya datang dengan membawa sebuah kado. "Kakak!!" teriak Zara yang langsung menghambur ke hadapan Casya dan memeluk kakaknya itu. Zian dan Zadine otomatis mendongak melihat Casya mau datang dan melihat Zara bisa memeluk Casya, membuat mereka agak sedikit iri karena tidak pernah mendapatkan pelukan seperti itu. Jangankan pelukan, disapa Casya pun mereka tidak pernah. Yang membuat mereka takut untuk memulai dekat dengan kakaknya itu. "Hai, semuanya!" sapanya pada semua orang dan meneliti satu persatu anggota keluarganya. "Bayu? Kok di sini?" herannya melihat Bayu kenapa bisa di sini. "Ini lagi nemenin teman yang diutus keluarga Mahardika ke sini," ujarnya menjelaskan. "Mahardika?" tanya Casya. "Nenek undang keluarga Arga?" tanya Casya tak yakin. "Untuk apa, Nek?" "

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD